-->
| 7 komentar |

Minggu, 23 Agustus 2009

Mengatasi Generic Host Process for Win32 Services Error

Pernahkah anda mengalami ketika sedang asyik surfing tiba-tiba muncul kotak

dialog Host Process for Win32 Services Error, atau yang senada dengan
itu? Jengkel?

Yah, ketika pesan seperti itu muncul, biasanya
komputer lalu tidak bisa konek ke internet, dan walaupun kita coba
untuk men-diskonek koneksi kita, tetap saja tidak bisa konek lagi,
kecuali kalau sudah direstart.

Kejadiannya seperti ini:

1.Ketika sedang enak-enaknya surfing di internet, Anda lihat icon
Internet tetap terkoneksi di system tray tapi Anda tidak bisa surf,
browse atau melakukan apapun.

2. Anda mendapatkan suatu pesan
error seperti “Generic Host Process for Win32 Services has encountered
a problem and needs to close. We are sorry for the inconvenience.”

3. Pesan error report tentang kegagalan netapi32.dll dan svchost.exe.

4. Anda mencoba untuk diskonek internet Anda karena tidak aktivitas internet tetapi icon Internet tidak tampak.

5. Anda menerima sebuah pesan error seperti “Your PC has recovered from a serious problem”, dsb.

Lalu bagaimana mengatasi masalah tersebut?

Sebetulnya
kalau kotak dialog tersebut dibiarkan tidak ditutup atau ditekan OK,
biasanya koneksi kita akan terus berjalan. Jadi jangan kesusu menekan
tombol OK di kotak dialog tersebut, tapi sembunyikan saja di tempat
yang tidak kelihatan atau tidak menutupi layar, dan koneksipun akan
tetap berlanjut. Namun itu biasanya hanya berlangsung beberapa saat
saja, dan selang beberapa lama kemudian, layar akan 'blink' putih, dan
tetap berjalan, tapi koneksi tidak tersambung.

Cara kedua sebetulnya sangat mudah sekali mendapatkan solusinya, yaitu dengan

mencarinya
di mbah Google dengan mengetikkan kata kunci “Fix Generic Host”, dan
Anda akan menemukan banyak sekali blog yang menulis tentang masalah
ini. Diantaranya adalah seperti yang akan diurai berikut ini.

[BACKUP REGISTRY DULU]

Menutup Port 445:

1. Start Registry Editor (Regedit.exe) dengan meng-klik Start menu, kemudian klik Run.

2. Pada kotak kecil yang terbuka, ketik: regedit kemudian klik OK. Registry Editor sekarang terbuka.

3. Carilah registry berikut:

HKEY_LOCAL_MACHINE\System\CurrentControlSet\Services\NetBT\Parameters

Di bagian kanan window carilah opsi yg bernama TransportBindName.

Dobel klik angka tersebut, kemudian delete default value, sehingga menjadi kosong (blank value).

Menutup Port 135:

1. Kemudian Anda harus mencari kunci berikut:

HKEY_LOCAL_MACHINE\Software\Microsoft\OLE

2. Anda akan melihat sebuah String Value yang bernama: EnableDCOM

Set-lah value ke: N (biasanya tertulis Y)

3. Tutuplah Registry Editor. Restart-lah komputer Anda.

Perhatian:
Sebelum melakukan perubahan pada registry tersebut, sebaiknya dibackup
terlebih dahulu, karena ada dampak dari perubahan registry tersebut,
seperti koneksi LAN tidak tersambung, dlsb.

Ada 4 solusi baru utk mengatasi Generic Host For Win32 Error di Windows, yang diambil dari Sizlopediaicon

Solusi #1:

Klik ‘Run’ dan ketik ‘Regedit’

Klik bagian:

HKEY_LOCAL_MACHINE > SYSTEM > CurrentControlSet > Services > Browser > Parameters

Carilah dengan mengklik Find kata kunci : IsDomainMaster

dan set

Data: False

Restart PC kamu.

Solusi #2:

Klik ‘Run’ dan ketik ‘cmd’

Tulislah ‘netsh’ di konsol command lalu tekan enter

Kemduian ketik ‘winsock’ dan tekan enter lalu tulis reset

Restart PC Anda.

Solusi #3:

Download LspFix (http://cexx.org/lspfix.htm) dan ikuti langkah-langkah yang diberikan.

Solusi #4:

Download Microsoft UpdatePatch dan jalankan. Kalau sekiranya tidak mengganggu pekerjaan Anda, restartlah computer Anda setelah menginstall update.

Semoga salah satu dari solusi diatas akan menyelesaikan error yang ada.

Berita lainnya silahkan ikuti di : http://www.sizlopedia.com/2007/01/28/fix-generic-host-for-win32-process-or-faulting-svchostexe-errors/

Sumber: http://www.sizlopedia.com/2007/04/28/fix-generic-host-for-win32-process-error/

sumber: elhadiry

...read more ⇒
| 7 komentar |

Jumat, 07 Agustus 2009

Tips Cabut Flashdisk yang Aman dan Benar !

Setiap kali akan mencabut flashdisk, biasanya kita akan menggunakan perintah Safely Remove Hardware. Tetapi terkadang keluar pesan error Generic Volume Cannot Be Stopped yang menghambat kita untuk mencabut flashdisk kita. Kenapa bisa begitu dan bagaimana mengatasinya?

Safely Remove Hardware

Safely Remove Hardware

Blogger PC World mengungkapkan penyebab kenapaWindows tidak mengizinkan kita untuk mencabut flashdisk adalah karena ada file, program atau suatu proses dari sistem yang masih bekerja pada flashdisk tersebut. Mencabutnya saat masih terjadi akses data pada flashdisk akan mengakibatkan ada beberapa file akan corrupt dan bisa membuat flashdisk menjadi rusak.

Cara mengatasinya bisa dimulai dengan menutup semua window Explorer yang masih terbuka. Meski mereka tidak sedang menampilkan isi dari drive, mereka mungkin sedang melakukan proses pada drive.

Selanjutnya, tutup program yang mungkin sedang mengakses file atau folder yang ada pada flashdisk. Sebagai contoh Anda sedang membuka file Word yang ada di flashdisk, maka Anda harus menutup file Word yang sedang terbuka tersebut.

Jika semua itu masih belum saja menjadi solusi, kemungkinan ada program yang sedang mengakses flashdisk tanpa sepengetahuan Anda. Contohnya mungkin program antivirus sedang melakukan scanning atau mengawasi flashdisk Anda. Ini akan membuat safe removal akan sulit dilakukan.

Jika Anda menggunakan program pemonitor sistem, coba lihat setting-nya apakah bisa Anda tidak mengikutkan external drive. Tetapi memang sedikit beresiko karena flasdisk sering menjadi sumber virus.

Karena hal ini pula penulis menambahkan kemungkinan lain kenapa tidak bisa dilakukan safely remove adalah ada virus yang sedang menulari flashdisk atau sedang meng-copy-kan diri dari flashdisk ke komputer Anda! Hal ini bisa menjadi kemungkinan terakhir jika Anda sudah memastikan tidak ada program dan file, baik yang terlihat atau tidak, yang sedang melakukan proses pada flashdisk. Jika Anda masih bisa mengamati isi flashdisk maka dalam kasus ini isi dari flashdisk Anda akan bertambah dengan file-file baru dan aneh yang sebelumnya tidak pernah Anda copy-kan.

Jika masalahnya sulit untuk diatasi terutama jika karena ada akses dari program yang tidak Anda ketahui termasuk juga virus, Anda bisa mencoba langkah terakhir. Pertama, Anda bisa menunggu sampai proses shutdown untuk mencabutnya. Kedua jika Anda benar-benar butuh cepat untuk mencabutnya tanpa bisa menunggu sampai shutdown terutama jika yang mengaksesnya adalah virus, lihatlah lampu yang ada pada flashdisk. Pastikan tidak ada aktivitas, baru Anda bisa langsung mencabutnya tanpa mengindahkan peringatan yang ada. Tentu saja cara ini mengandung resiko terjadi kerusakan data pada flashdisk.

sumber : Suarabuana.com

...read more ⇒
| 9 komentar |

Rabu, 29 Juli 2009

NetCut 3.0

Bagi sebagian orang berkunjung ke warnet adalah hal yang membosankan karena koneksi warnet tersebut lelet atau lambat, hal ini di sebabkan karena banyaknya pemakai yang mendownload ataupun browsing dgn ganas. so, bagi anda yang mau browsing di warnet tapi mau koneksi yang bener -bener cepat Net Cut bisa menjadi andalan anda. NetCut adalah tool untuk memutuskan koneksi internet user dalam sebuah area LAN/Hotspot.
jadi lebih tepatnya mengalihkan/memutuskan aliran paket data antara user dengan gateway. tool ini menggunakan teknik ARP spoofing
download NET CUT 3.0
Usage:
[1] Setelah download, install netcut.exe lalu update dengan Patch Update 3.0.exe
[2] Pilih Network Adapter
[3] Pilih IP address yang akan diputuskan
[4] Klik "Cut Off"

ok. jgn di buat untuk perbuatan yang nggak bner ya.. and keep rocking aja. ...read more ⇒
| 12 komentar |

Sabtu, 18 Juli 2009

Driver Genius Professional

Bingung jika windows yang kita punya crash dan harus kita install kembali sedangkan kita tidak mempunyai cd driver ataupun backup-an driver . saya pun sering mengalami hal tersebut karena cd pc driver saya sering hilang.. huaaa. tapi setelah saya mencari . mengubrek" browser saya .. akhirnya saya menemukan program yang bisa membackup driver.. heheheehee(setan mode=on) .
Driver Genius Professional manage your PC to get 100% up to date Drivers and optimize PC performance. Driver Genius Professional is a powerful driver manager for Windows that can backup, restore ,search and update your drivers automatically in several mouse clicks! :

-Quickly backup device drivers for your computer. Free backup all drivers now!
-Just need one click to restore all drivers at one time.
-Clone your drivers to an EXE auto-installer. Easy to install drivers to many same machines.
-Easy to get the most recent drivers for your computer. Keep your drivers up to date.
-Remove invalid or useless drivers, improve system performance and stability.
-Device Diagnostics can help you to find device which doesn't work properly or efficiently and offer an useful solution.
compatible with :
- Windows XP SP1/2
- Windows Vista
- Windows Server 2003

dah nggak usah banyak penjelasan lagi.. download di disini :
-part 1 ...read more ⇒
| 16 komentar |

Kamis, 16 Juli 2009

Epson Printer Service Utility

Service Utility memungkinkan Anda untuk melakukan banyak hal yang luar biasa dengan printer Epson Anda:


1) Bekerja secara langsung dengan CSIC di Epson Stylus printers cartridges.
2) Reset atau menulis ulang salah chip addon menggunakan perangkat khusus.
3) Freeze internal ink counters.
4) Reset internal ink counters even with empty cartridges.
5) pemisahan pembersihan dan warna hitam untuk semua kepala Epson inkjet printers, powerful cleaning mode.
6) Hot swapping of cartridges .
7) perlindungan counter (bahkan kemudian sudah penuh).
8) Telah mendukung lebih dari 100 printer Epson

dah nggak usah bnyak penjelasan lagi tinggal di download aja di sini
ok keep rocking yaa. ...read more ⇒
| 12 komentar |

Sabtu, 11 Juli 2009

Google Chrome OS, System Buatan Google Apa Mampu Saingi Windows ?

Well, yang tidak memakan waktu lama. Malam terakhir, melaporkan bahwa sumber di dalam dan di luar Google yang menyatakan bahwa perusahaan akan umumkan Chrome OS-tengah dalam hitungan hari. Itu ternyata menjadi masalah jam. Sampai Selasa malam, Google Blog resmi mengumumkan bahwa Google Chrome OS adalah kenyataan dan akan muncul di netbooks beberapa waktu kemudian tahun depan.

Ide Google ini memiliki tujuan, untuk membuat system operasi yang cepat, aman, dan ringan untuk dijalankan di device portable. Google Chrome OS ini bekerja dengan metode baru ‘windowing’ atau switching antara multi aplikasi. Dengan adanya user interface baru ini dapat menangani penyimpanan data, file dan aplikasi. Selain itu, Google Chrome OS ini juga akan menggunakan standard web seperti HTML 5, yang merupakan pengembangan software di browser yang berbasis system operasi, yang mudah dipahami developer di era Web 2.0 sekarang ini.

Chrome OS buatan ini di buat Google sebagai system operasi berbasis Linux yang didesain untuk user yang senang dengan web, didesain untuk device seperti netbook, yang memiliki harga murah, dan didesain untuk menjalankan aplikasi dasar seperti browser web. Dell juga berencana akan menguji system operasi Android, yang didesain untuk kebanyakan smartphone dan device Internet mobile.

Sementara untuk Chrome OS juga diklaim Google bebas dari virus, malware, dan memiliki fitur update keamanan. Namun, hal tersebut dirasakan berbeda oleh ahli keamanan dari Websense EMEA, Carl Leonard. “Semua itu tergantung kepada penulis malware, kemana mereka akan mencari target dan profit mereka. Seperti yang diketahui, bahkan browser Chrome juga memiliki 12 kelemahan keamanan dalam system Native Client Google.“ ungkap Leonard.

Carl Leonard juga menambahkan, 2 dari 3 top ancaman keamanan, yakni SQL injection, kelemahan browser, dan rogue av, berada dalam kelemahan software itu sendiri sehingga penulis malware dimungkinkan juga dapat mengetahui kelemahan Chrome OS dan mengeksploitasinya

Namun, ide system operasi Chrome OS ini bukan yang pertama, karena sebelumnya Palm telah merilis WebOS di Palm Pre sebagai pengembangan web-friendly di engine browser yang berbasis Linux. Google Chrome OS ini memiliki cakupan lebih luas dibanding WebOS dari Palm, yang memiliki semua aplikasi dan layanan web yang bisa dilakukan melalui komputer, termasuk mengirim email, mengirim dokumen, edit foto, dan browsing web.

“Perbedaan utama Android dan Chrome OS ini, jika Android didesain dari variasi device mulai ponsel hingga netbook. Sedangkan Chrome dibuat untuk orang yang menghabiskan banyak waktunya untuk browsing web, dan didesain untuk power komputer range netbook kecil hingga system desktop full-size.” ungkap Google. Google berencana untuk merilis Chrome OZ di akhir tahun ini, dan device berbasis system Chrome OS akan hadir di pertengahan tahun 2010.

ok keep rocking and jgn lpa commentnya ya!

...read more ⇒
| 13 komentar |

Flash Disk Anda mengalami Write Protect, coba deh Tips yang satu ini

Pasti Semua Pernah Mengalami donk munculnya tulisan Disk Write Protect saat melakukan Pengcopy-an ataupun mau menformat flash disk di monitor komputer anda.?
Kasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh computer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua computer yang ketika anda menghubungkan Flash Disk anda baik pada sistem Windows XP atau OS lain.


Tip dengan CHKDSK dan Format melalui Dos Prompt:

Masuk ke DOS Prompt Windows XP dan ketik CHKDSK /F Drive letter : (chkdsk /f v:)
  1. Selesai memeriksa dari Check Disk (CHKDSK), coba kamu buang file yang ada pada Flash Disk dengan perintah Del drive letter:*.*. Contoh pada perintah membuang file dari Flash Disk di drive V: adalah DEL V:*.*
  2. Sekali lagi kamu coba format dengan perintah Dos Promt. Format V:
  3. Atau gunakan cara melalui Computer Management dan lihat volume drive V, dan kamu coba format. Bila masih terdapat pesan error lakukan boot pada computer
tahap 1 :


tahap 2 :


tahap 3 :


Flash diskmumengalami corrupt. Cara yang disebutkan di atas adalah untuk memperbaiki flash disk yang corrupt file dan mengalami file protect ketika meng-copy atau memindahkan data serta tidak dapat melakukan format.

Selesai melakukan format pada Flash Disk, tetapi kamu mendapat pesan yang sama ketika melakukan format. Coba kamu lakukan boot pada komputer untuk me-refresh Windows XP agar mengenal Flash Disk kamu. Bila masih mengalami hal sama, coba kamu ulangi kembali melakukan chkdsk, bila masih terdapat pesan invalid link. Bila kedua kalinya kamu masih mengalami hal tersebut, cara yang kami berikan tidak berlaku untuk flash diskmu.

Kasus Flash Disk Write Protect terkadang hanya terjadi pada satu buah computer sementara beberapa waktu masih dapat digunakan oleh komputer berbeda. Tetapi dapat juga langsung terjadi pada semua komputer yang ketika kamu menghubungkan Flash Disk kamu baik pada sistem Windows XP atau OS lain.

Hal lain dapat saja membuat error pada flash disk kamu dan belum tentu disebabkan karena corrupt file yang membuat kasus seperti di atas.

Sumber : obengware.com

keep rocking ya !!


...read more ⇒